Kenapa N2O disebut gas ketawa

By | Maret 3, 2014

Untuk menghilangkan rasa sakit selama operasi bedah, dokter biasanya menggunakan obat pemati rasa (anestetik). Salah satu anestetik yang sering digunakan adalah gas dinitrogen monoksida. Gas yang ditemukan Joseph Priestley ini disebut juga gas ketawa karena dapat menyebabkan orang yang menghirupnya tertawa terbahak-bahak.

orang yang menghirup gas N2O akan terbebas dari rasa sakit, tidak lama kemudian menampakkan rasa senang berlebihan. Akhirnya tertawa dalam waktu panjang.

Nitrous 2.Oksida berdampak pada jaringan kelenjar di selaput otak bila terhirup, yang akan mempengaruhi hormon HAPPY keluar berlebihan, ya ini yang disebut gas ketawa, karena kalau kelenjar ini nolak untuk berhenti, HAPPY nya ketinggian, penginnya tubuh nolak, tapi refleks dari gejolak itu menyebabkan rasa mengelitik urat saraf ketawa. Jadilah orang setengah bocor yang ketawa terus… 

Pada mulanya, gas ketawa hanya digunakan sebagai alat untuk menghibur dalam suatu pertunjukan. Revolusi penggunaan gas ketawa dari sekedar alat hiburan menjadi obat pemati rasa bermula dari peristiwa pada 10 Desember 1844.

Nitrous 2.Oksida berdampak pada jaringan kelenjar di selaput otak bila terhirup, yang akan mempengaruhi hormon HAPPY keluar berlebihan, ya ini yang disebut gas ketawa, karena kalau kelenjar ini nolak untuk berhenti, HAPPY nya ketinggian, penginnya tubuh nolak, tapi refleks dari gejolak itu menyebabkan rasa mengelitik urat saraf ketawa. Jadilah orang setengah bocor yang ketawa terus…

Itulah mengapa N2O disebut sebagai gas ketawa

Tag Search :
gas ketawa adalah
artikel gas ketawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *